Sport

9 PESEPAKBOLA LAIN YANG PANTAS DIJULUKI “THE NEW MESSI”

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo secara luas dianggap sebagi pesepakbola terbaik dari generasinya. Namun banyak pihak yang sependapat jika Lionel Messi adalah pemain terbaik di dunia saat ini karena telah memegang 4 penghargaan Ballon d’Or serta membukukan total gol terbanyak dan assist dalam sejarah La Liga.

Selama bertahun-tahun, kedua pemain tersebut selalu digambarkan sebagai ‘the next Pele’ atau ‘the new Maradona’. Tetapi baru-baru ini muncul spekulasi yang sering didengar yaitu ‘The Next Messi’. Kalimat tersebut tentu diarahkan kepada pemain muda yang tampil sangat baik dan menarik selama bermain diatas lapangan hijau. Pada kesempatan lain, kalimat itu adalah sebagai perbandingan yang lebih rinci berdasarkan ukuran, gaya bermain dan asal usulnya.

Ratusan bahkan ribuan orang telah diberi julukan yang melibatkan beberapa referensi untuk Messi. Seringkali hal ini ditujukan kepada pemain yang masih sangat muda, terkadang dibawah usia 10 tahun. Dan kali ini, daftar dibawah akan mengacu kepada pesepakbola profesional yang bermain di tingkat terkenal dunia. Berikut ini adalah 9 pesepakbola lain yang pantas dijuluki ‘the new Messi’, diantaranya adalah :

1. Mario Gotze – ‘The German Messi’

Mario Gotze telah meraih beberapa hal yang belum pernah Messi raih sebelumnya. Ia kerap disebut-sebut sebagai pesepakbola berpotensi masa depan. Pada usia 17 tahun, ia sudah melakukan debut pertamanya untuk Borussia Dortmund dan pada usia 18 tahun, ia dipanggil untuk membela timnas Jerman.

Pada tahun yang sama, ia digambarkan oleh Matthias Sammer sebagai ‘Salah satu talenta terbaik yang pernah dimiliki Jerman’. Pada usia 19 tahun, ia berhasil memenangkan Bundesliga dan saat dirinya berusia 22 tahun, ia sudah 2 kali merasakan gelar Bundesliga dan menjadi finalis Liga Champions.

Saat didalam ajang final Piala Dunia 2014, sebuah tendangan voli di menit 113 sudah cukup mengamankan posisi Jerman menjadi jawara Piala Dunia dan Gotze adalah seorang pahlawan Jerman. Dan atas momen tersebut, Franz Beckenbauer menyebut Gotze sebagai ‘The German Messi’.

2. Lorenzo Insigne – ‘The Italian Messi’

Ia digambarkan sebagai ‘The Italian Messi’ oleh kapten Makedonia dan mantan rekan setimnya di Napoli, Goran Pandev. Insigne sudah melakoni 250 laga untuk Napoli. Saat usianya 20 tahun, ia mencetak 20 gol dalam 38 laga di Serie B dan saat ini, ia telah melakoni musim baik bersama Napoli dengan mencetak 7 gol dalam 13 laga.

Tentu rekor tersebut mengesankan mengingat posisi Insigne yang kerap ditempatkan sebagai sayap atau gelandang serang. Ia melakukan debut pertamanya di timnas Italia saat usianya baru 21 tahun. Dan kemungkinan di musim 2015-16, ia akan pindah ke salah satu klub papan atas Eropa.

3. Juan Iturbe – ‘The Paraguayan Messi’

Juan Iturbe akan mencoba peruntungannya di Liga Premier di musim ini sebagai pemain pinjaman dari Roma ke Bournemouth. ‘The Paraguayan Messi’ adalah julukan untuk menggambarkan sosok Iturbe yang sangat berbakat. Iturbe telah memulai debut pertamanya bersama timnas Paraguay saat usianya baru menginjak 16 tahun dan ketika umurnya mencapai 22 tahun, ia pun membela timnas Argentina. Bersama AS Roma, ia menggemas 5 gol dalam 56 laga.

4. Alan Dzagoev – ‘The Russian Messi’

Tidak diragukan lagi jika Alan Dzagoev adalah pesepakbola muda yang berbakat. Ia bergabung ke klub CSKA Moskow dan Rusia serta melakoni debut pertamanya saat berusia 18 tahun dan namanya langsung menjadi skuad inti. Musim terbaiknya datang saat usianya menginjak 22 tahun ketika ia mencetak 10 gol dalam 30 laga untuk CSKA Moskow.

Ketika ajang Euro 2012, ia menjadi pencetak gol terbanyak bersama pemain terkenal lainnya seperti Mario Mandzukic, Mario Gomez, Mario Balotelli, Cristiano Ronaldo dan Fernando Torres dengan 3 gol. Ia telah melakoni 48 laga untuk timnas Rusia.

5. Christian Atsu – ‘The African Messi’

Pemain Chelsea yang bernama Christian Atsu tampaknya dianggap sebagai bintang masa depan sekarang ini. Selama dua langkah pinjamannya di Everton dan Bournemouth, ia gagal bersinar dan kemudian ditarik ke Chelsea bulan Januari ini. Diawal karirnya, ia dijuluki ‘The African Messi’ karena telah melakoni 42 laga untuk Ghana.

Setelah bermain di Piala Dunia, ia pun dijemput Chelsea. Atsu jelas memiliki bakat yang besar namun ia perlu mempertunjukkan kemampuannya di tingkat klub jika ingin berhasil lebih jauh.

6. Ryan Gauld – ‘The Baby Messi’

Ryan Gauld sudah lama dianggap sebagai pesepakbola berbakat masa depan yang dimiliki Dundee United, dimana dirinya melakukan debut saat usianya baru menginjak 17 tahun dan bermain untuk Skotlandia U-21 di usia 18 tahun. Perbandingannya dengan Lionel Messi dimulai ketika pers Skotlandia melihat Gauld membela Dundee United untuk mencapai final Piala Skotlandia 2014, padahal umurnya masih terbilang muda.

Atas momen indah tersebut, ia diberi julukan ‘The Baby Messi’ karena kemampuan bolanya diatas rata-rata dan perawakannya yang pendek serta memiliki wajah seperti bayi. Pada tahun 2014 ia bergabung dengan Sporting Lisbon dimana dirinya telah bermain sebanyak 41 kali untuk tim kedua dan 5 kali untuk tim pertama.

7. Lee Seung-Woo – ‘The Korean Messi’

Seorang anak yang dianggap sangat berbakat, Lee Seung-Woo yang merupakan salah satu aspek terpanas di akademi La Masia di Barcelona sekarang. Kurangnya pemain berkualitas dari Korea dan Asia pada umumnya membuat Seung-Woo menjadi pemain terbaik di benua Asia.

Barcelona melakukan segala upaya untuk membawa Seung-Woo ke Catalonia pada tahun 2011 saat usianya baru 13 tahun. Penandatanganan Seung-Woo adalah salah satu alasan utama di balik embargo transfer yang terjadi di Barcelona dan kemungkinan dirinya akan memulai pelatihan dengan skuad utama Barca tahun ini.

8. Jose Angel Pozo – ‘The Mini Messi’

Ia mampu memposisikan dirinya sebagai gelandang serang atau striker, Jose Angel Pozo memulai karirnya di Real Madrid, dimana ia menghabiskan waktu selama 5 tahun sebelum bergabung dengan Manchester City. Saat di City, Pozo bermain 5 laga dan mencetak 2 gol, namun setelah itu membuat keputusan untuk meninggalkan Inggris pada tahun 2015. Ia pun akhirnya bergabung dengan Almeria diatas kontrak berdurasi 5 tahun.

Sejak bergabung di liga Divisi Segunda, Pozo telah melakoni 7 laga dan mencetak 1 gol. Pozo pernah mewakili timnas Spanyol di tingkat U-16, U-17, U-18 dan U-19. Kini ia sudah berusia 19 tahun dan memulai langkahnya menjadi skuad regular di timnas Spanyol.

9. Marco Rojas – ‘The Kiwi Messi’

Di sebuah negara yang tidak tertarik dengan permainan sepakbola, Selandia Baru dikenal sebagai negara yang tidak menghasilnkan banyak pesepakbola berkualitas. Namun Winston Reid dan Chris Wood adalah pesepakbola terkenal dari Selandia Baru. Marco Rojas yang dijuluki ‘The Kiwi Messi’ pantas untuk disejajarkan bersama dua nama tersebut dan merupakan bintang muda berbakat dari timnas All Whites.

Setelah memutuskan untuk pindah ke Australua sebagai pemain sepakbola, kemampuan Rojas diakui dan namanya dimasukkan ke klub Stuttgart di Bundesliga pada tahun 2013. Kini ia berstatus pemain pinjaman dan membela FC Thunn di Liga Super Swiss. Dia telah melakoni 22 laga untuk Selandia Baru dan membukukan 1 gol, setelah melakukan debutnya di umur 19 tahun.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *